Nama :
Syahrul Syamsudin
Kelas : 1
Manajemen B 3
NIM :
218123303
Jurnal dan Posting
A.
JURNAL
Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi
perusahaan yang dilakukan secara kronologis dengan menunjukkan akun yang harus
didebet dan dikredit beserta jumlah rupiahnya masing-masing.
Ada 2 bentuk Jurnal, yaitu Jurnal Umum dan Jurnal Khusus
1. Jurnal Umum adalah jurnal yang
mencatat semua jenis transaksi, kecuali yang sudah tercatat dalam jurnal
khusus. Untuk perusahaan yang jenis transaksinya masih sedikit, cukup menggunakan
jurnal umum dengan dua kolom debit dan kredit.
|
Tanggal |
Nama
Akun |
Ref |
Jumlah |
||
|
Debet |
Kredit |
||||
|
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
|
Pemakaian kolom-kolom dalam lembar jurnal adalah
sebagai berikut:
(Kolom 1) : Untuk mencatat tanggal terjadinya transaksi. Kolom ini
terbagi atas dua bagian. Bagian kiri digunakan untuk mencatat tahun dan bulan,
sedangkan bagian kanan untuk mancatat tanggal.
(Kolom 2) : Untuk mencatat nama akun yang didebet dan nama akun
yang dikredit, dalam kolom ini dicatat juga keterangan atau uraian singkat
tentang transaksi yang dicatat.
(Kolom 3) : Untuk mencatat nomor akun yang didebet maupun akun
yang dikredit.
(Kolom 4) : Untuk mencatat jumlah rupiah yang didebet ke dalam
akun yag namanya telah tertulis pada kolom (2).
(Kolom 5) : Untuk mencatat jumlah rupiah yang dikreditkan ke dalam
akun yang namanya telah tertulis pada kolom (2)
2. Jurnal Khusus merupakan sebuah
jurnal yang melakukan pencatatan transaksi sejenis yang terjadi berulang kali
sehingga harus disediakan kolom-kolom khusus untuk melakukan pencatatannya.
Manfaat Jurnal
1. Jurnal merupakan alat pencatatan yang dapat
menggambarkan akun-akun yang terpengaruh oleh suatu transaksi
- Jurnal juga merupakan alat
pencatatan yang memberi gambaran secara kronologis, sehingga dapat
memberikan gambaran yang lengkap tentang seluruh transaksi berdasarkan
urutan-urutan kejadiannya
3. Jurnal dapat dipecah-pecah menjadi beberapa jurnal
khusus yang dapat dikerjakan oleh beberapa orang secara bersamaan
4. Jurnal menyediakan ruang yang cukup untuk keterangan
transaksi
- Apabila
transaksi dicatat langdung di buku besar dan terjadi kesalahan dalam
mencatatnya, maka letak kesalahan tersebut akan sulit ditemukan.
Fungsi Jurnal Umum
1.
Mencatat/record:
mencatat semua transaksi dan kejadian atau peristiwa yang mengakibatkan
perubahan posisi harta utang dan modal.
2.
Hitoris:
mencacat transaksi yang telah berlalu secara urut waktu
3.
Analisis:
menganalisis pengaturan transaki terhadap posisi harta utang dan modal
4.
Instruktif:
memberikan intruksi atau perintah untuk mencatat
5.
Informatif:
memberikan penjelasan tentang waktu dan peristiwa ekonomi yang terjadi
pengaruhnya terhadap akun yang bersangkutan
Perbedaan Jurnal dengan Buku Besar:
1. Jurnal mencatat pengaruh dari tiap-tiap trasaksi
perusahaan terhadap persamaan akuntansi secara kronologis, sedangkan akun-akun
buku besar mengelompokkan dan meringkas pengaruh transaksi-transaksi terhadap
aset, utang, modal, pendapatan dan beban
2. Jurnal merupakan buku pertama yang digunakan untuk
mencatat transaksi pada saat transkasi terjadi, sedangkan buku besar merupakan
buku terakhir dimana pendebetan dan pengkreditan dari jurnal dipindahkan
kedalamnya, sehingga dapat dikumpulkan dalam akun-akun yang tepat.
Prinsip Dasar Pembuatan Jurnal
1.
Harus
tersedia jurnal dalam jumlah yang cukup memadai sehingga memungkinkan
perusahaan untuk menggunakan karyawan dalam mencatat dengan segera transaksi
keuangan yang terjadi.
2.
Jurnal
akan digunakan untuk memisahkan transaksi ke dalam penggolongan pokok tertentu,
seperti penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan dan pembelian.
3.
Untuk
mengurangi pekerjaan pembukuan yang terinci harus digunakan kolom-kolom khusus
dalam jurnal, sehingga memungkinkan pembukuan (posting) jumlah per kolom ke
dalam rekening yang bersangkutan di dalam buku besar.
4.
Nama kolom
dalam jurnal harus sesuai dengan nama rekening yang bersangkutan dalam buku
besar, yang akan menerima jumlah yang akan dibukukan dari jurnal
5.
Kolom-kolom
dalam jurnal digunakan untuk mengumpulkan angka yang akan diringkas dalam
rekening yang bersangkutan dalam buku besar.
6.
Sedapat
mungkin jurnal harus dirancang sedemikian rupa sehingga pekerjaan menyalin
informasi dari dokumen sumbemya dibuat sangat harus ditetapkan hubungan antara
dokumen sumber tertentu dengan jurnal sehingga pertanggungjawaban kebenaran
informasi dapat ditentukan.
Prosedur yang harus diikuti dalam menjurnal:
1. Tahun di tulis pada baris pertama, biasanya tidak
ditulis berulang-ulang
2. Nama bulan ditulis untuk transaksi yang pertama
terjadi dalam bulan yang bersangkutan pada bagian atas kolom pertama,jadi nama
bulan tidak perlu ditulis berulang-ulang.
3. Tanggal untuk setiap transaksi dicatat pada kolom
pertama, pada bagian kolom yang kecil.
4. Nama akun yang didebet ditulis merapat kepinggir
sebelah kiri dalam kolom 2, dan jumlah pendebetan dimasukkan kedalam sisi kiri
atau kolom 4 dalam jumlah kolom
5.
Nama akun yang dikredit dituls dalam baris berikutnya pada kolom 2 dan
ditulis sedikit masuk ke sebelah kanan, jumlah pengkrreditan dicatat pada sisi
kanan atau kolom 5 dalam kolom jumlah
6. Penjelasan atau keterangan ditulis pada baris
berikutnya dalam kolom 2
Ayat jurnal adalah jurnal yang dibuat untuk suatu transaksi
tertentu
B.
POSTING
Posting adalah pencatatan transaksi keuangan perusahaan kedalam buku besar dan pembantu buku besar dalam periode tertentu, dengan atau yang melalui proses penjurnalan. Pencatatan di dalam buku besar dilakukan setiap adanya transaksi, dengan kata lain kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan penjurnalan. Kegiatan posting dapat juga dijelaskan sebagai proses pengelompokan transaksi yang terjadi kedalam masing-masing pos yang bersangkutan.
Kegiatan posting ini harus dilakukan oleh setiap perusahaan, kegiatan ini mempunyai kegunaan untuk mengetahui jumlah saldo setiap akun pada periode tertentu. Dengan adanya buku besar pengguna akuntansi dapat secara langsung mengetahui transaksi- transaksi yang terjadi dan yang berkaitan dengan akun tertentu. Posting dilakukan pada saat yang sama dengan proses perjurnalan transaksi yang bersangkutan ke dalam jurnal umum, tidak dianjurkan untuk melakukan penundaan dalam proses posting. Adanya penundaan dalam proses posting akan memperbesar kemungkinan terjadinya kesalahan di dalam pencatatan transaksi.
Cara Posting:
1. Tanggal dan jumlah yang dicatat dalam jurnal juga dicatat kembali dalam akun yang bersangkutan.
2. Apabila posting telah dilakukan, maka nomor halaman jurnal harus dituliskan dalam kolom F di akun.
3. Menuliskan nomor akun yang telah diposting pada kolom nomor akun di dalam jurnal. Prosedur ini tujuannya :
Ø Untuk menunjukkan bahwa ayat jurnal tersebut telah diposting
Ø Untuk menunjukkan hubungan antara jurnal dan akun dibuku besar
Daftar kode akun ( chart of accounts ) adalah nama-nama akun beserta nomor kodenya disusun dalam suatu daftar
KODE AKUN
Pengelompokan akun dalam 5 golongan yaitu: asset,
kewajiban, modal, pendapatan, dan beban.
Salah satu cara pemberian nomor kode akun dapat
dilihat dalam contoh di bawah ini:
|
(ASET 1-399) Asset Lancar (1-99) Kas Surat-surat Berharga Piutang Usaha Perlengkapan Hotel Investasi (100-199) Investasi-Saham PT ABC Aset Tetap (200-299) Tanah Gedung Kendaraan Bermotor Mebel Asset Lain-lain (300-399) Goodwill |
Nomor Kode 1 10 20 50 100 201 210 220 230 301 |
|
KEWAJIBAN (400-599) Kewajiban Lancar (400-499) Utang Usaha Utang Wesel Utang Pajak Kewajiban Jangka Panjang (500-599) Utang Hipotik Utang Obligasi |
400 410 450 500 510 |
|
MODAL (600-699) Modal Prive |
600 601 |
|
PENDAPATAN (700-799) Pendapatan Hotel Pendapatan Restoran Pendapatan Kolam Renang Pendapatan Lain-lain |
700 701 702 703 |
|
BEBAN (800-899) Beban Gaji Beban Listrik Beban Telepon Beban Advertensi Beban Asuransi |
800 802 803 804 805 |
AKUN SALDO BERJALAN
Perbedaan akun saldo berjalan dengan akun T adalah
1. Letak kolom debet dan kolom kredit tidak berlawanan melainkan berdampingan
2. Kolom jumlah rupiah ditambah satu buah, yaitu kolom untuk mencatat saldo akun
Langkah-langkah untuk mengoreksi kesalahan :
1. Periksa kebenaran penjumlahan kolom-kolom debet dan kredit neraca saldo dengan cara mengadakan penjumlahan ulang
2. Bandingkan nama-nama akun yang tertulis pada kolom nama akun di neraca saldo, dengan akun-akun yang ada di buku besar
3. Periksalah kebenaran penjumlahan sisi debet dan sisi kredit akun-akun di buku besar dan periksa pula perhitungan saldonya
4. Bandingkan semua angka yang ada dibuku besar dengan angka-angka yang tercantum dalam jurnal.
KOREKSI KESALAHAN
Kesalahan pembukuan bisa terjadi pada setiap tahapan
dalam proses akuntansi. Kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam pencatatan di
buku besar dapat ditemukan melalui beberapa cara, antara lain melalui prosedur
pemeriksaan pembukuan, ditemukan secara kebetulan, atau dapat juga diketahui
melalui neraca saldo.
PROSEDUR MENGOREKSI KESALAHAN
Kesalahan pada waktu menjurnal dan pada waktu
membukukan ke buku besar tidak boleh dikoreksi dengan cara menghapus, sebab
bekas-bekas menghapus akan menimbulkan kecurigaan seakan-akan telah terjadi
ketidakberesan atau kecurangan. Apabila kesalahan berupa salah menulis nama
akun atau salah menulis jumlah dalam jurnal ditemukan sebelum hal itu dibukukan
ke buku besar, maka koreksinya dapat dilakukan dengan menarik garis lurus di
atas jurnal yang salah tersebut. Bias dilakukn dengan tinta merah. Bila
kesalahan menjurnal sudah terlanjur dibukukan ke buku besar, maka cara
koreksinya harus dilakukan dengan membuat jurnal koreksi.
Contoh:
Bila pengeluaran kas Rp. 8.000.000,00 untuk membeli peralatan kanor telah
dijurnal dan dibukukan dengan mendebet akun perlengkapan kantor, maka kesalahan
ini harus dikoreksi melalui jurnal. Untuk menentukan jurnal koreksi yang perlu
diketahui terlebih dahulu adalah jurnal yang salah dan jurnal yang benar.
Jurnal yang salah
Perlengkapan kantor Rp.
8.000.000,00
Kas Rp.
8.000.000,00
Jurnal yang benar
Peralatan
kantor Rp.
8.000.000,00
Kas Rp.
8.000.000,00
Maka jurnal koreksinya adalah sebagai berikut:
Peralatan
kantor Rp.
8.000.000,00
Perlengkapan
kantor Rp.
8.000.000,00
DAFTAR PUSTAKA
AL. Haryono
Jusup.2011. Dasar - Dasar Akuntansi JILID I EDISI KE-7. STIE YKPN
http://tugas-rynhrd.blogspot.com/2015/10/review-jurnal-dan-posting.html
http://tutiklestari125.blogspot.com/2016/07/jurnal-dan-posting.html

No comments:
Post a Comment