Syam's Tech Insider

Berbagi Informasi Seputar Teknologi

Sponsors

LightBlog

Breaking

Tuesday, December 11, 2018

Jurnal dan Posting

Jurnal dan Posting

Nama   : Syahrul Syamsudin

Kelas   : 1 Manajemen B 3

NIM    : 218123303

Jurnal dan Posting

A.    JURNAL

Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi perusahaan yang dilakukan secara kronologis dengan menunjukkan akun yang harus didebet dan dikredit beserta jumlah rupiahnya masing-masing.

Ada 2 bentuk Jurnal, yaitu Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

1.      Jurnal Umum adalah jurnal yang mencatat semua jenis transaksi, kecuali yang sudah tercatat dalam jurnal khusus. Untuk perusahaan yang jenis transaksinya masih sedikit, cukup menggunakan jurnal umum dengan dua kolom debit dan kredit.

Tanggal

Nama Akun

Ref

Jumlah

Debet

Kredit

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Pemakaian kolom-kolom dalam lembar jurnal adalah sebagai berikut:

(Kolom 1) :   Untuk mencatat tanggal terjadinya transaksi. Kolom ini terbagi atas dua bagian. Bagian kiri digunakan untuk mencatat tahun dan bulan, sedangkan bagian kanan untuk mancatat tanggal.

(Kolom 2) :   Untuk mencatat nama akun yang didebet dan nama akun yang dikredit, dalam kolom ini dicatat juga keterangan atau uraian singkat tentang transaksi yang dicatat.

(Kolom 3) :   Untuk mencatat nomor akun yang didebet maupun akun yang dikredit.

(Kolom 4) :   Untuk mencatat jumlah rupiah yang didebet ke dalam akun yag namanya telah tertulis pada kolom (2).

(Kolom 5) :   Untuk mencatat jumlah rupiah yang dikreditkan ke dalam akun yang namanya telah tertulis pada kolom (2)

2.      Jurnal Khusus merupakan sebuah jurnal yang melakukan pencatatan transaksi sejenis yang terjadi berulang kali sehingga harus disediakan kolom-kolom khusus untuk melakukan pencatatannya.

Manfaat Jurnal

1.      Jurnal merupakan alat pencatatan yang dapat menggambarkan akun-akun yang terpengaruh oleh suatu transaksi

  1. Jurnal juga merupakan alat pencatatan yang memberi gambaran secara kronologis, sehingga dapat memberikan gambaran yang lengkap tentang seluruh transaksi berdasarkan urutan-urutan kejadiannya

3.      Jurnal dapat dipecah-pecah menjadi beberapa jurnal khusus yang dapat dikerjakan oleh beberapa orang secara bersamaan

4.      Jurnal menyediakan ruang yang cukup untuk keterangan transaksi

  1. Apabila transaksi dicatat langdung di buku besar dan terjadi kesalahan dalam mencatatnya, maka letak kesalahan tersebut akan sulit ditemukan.

Fungsi Jurnal Umum

1.      Mencatat/record: mencatat semua transaksi dan kejadian atau peristiwa yang mengakibatkan perubahan posisi harta utang dan modal.

2.      Hitoris: mencacat transaksi yang telah berlalu secara urut waktu

3.      Analisis: menganalisis pengaturan transaki terhadap posisi harta utang dan modal

4.      Instruktif: memberikan intruksi atau perintah untuk mencatat

5.      Informatif: memberikan penjelasan tentang waktu dan peristiwa ekonomi yang terjadi pengaruhnya terhadap akun yang bersangkutan

Perbedaan Jurnal dengan Buku Besar:

1.      Jurnal mencatat pengaruh dari tiap-tiap trasaksi perusahaan terhadap persamaan akuntansi secara kronologis, sedangkan akun-akun buku besar mengelompokkan dan meringkas pengaruh transaksi-transaksi terhadap aset, utang, modal, pendapatan dan beban

2.      Jurnal merupakan buku pertama yang digunakan untuk mencatat transaksi pada saat transkasi terjadi, sedangkan buku besar merupakan buku terakhir dimana pendebetan dan pengkreditan dari jurnal dipindahkan kedalamnya, sehingga dapat dikumpulkan dalam akun-akun yang tepat.

Prinsip Dasar Pembuatan Jurnal

1.      Harus tersedia jurnal dalam jumlah yang cukup memadai sehingga memungkinkan perusahaan untuk menggunakan karyawan dalam mencatat dengan segera transaksi keuangan yang terjadi.

2.      Jurnal akan digunakan untuk memisahkan transaksi ke dalam penggolongan pokok tertentu, seperti penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan dan pembelian.

3.      Untuk mengurangi pekerjaan pembukuan yang terinci harus digunakan kolom-kolom khusus dalam jurnal, sehingga memungkinkan pembukuan (posting) jumlah per kolom ke dalam rekening yang bersangkutan di dalam buku besar.

4.      Nama kolom dalam jurnal harus sesuai dengan nama rekening yang bersangkutan dalam buku besar, yang akan menerima jumlah yang akan dibukukan dari jurnal

5.      Kolom-kolom dalam jurnal digunakan untuk mengumpulkan angka yang akan diringkas dalam rekening yang bersangkutan dalam buku besar.

6.      Sedapat mungkin jurnal harus dirancang sedemikian rupa sehingga pekerjaan menyalin informasi dari dokumen sumbemya dibuat sangat harus ditetapkan hubungan antara dokumen sumber tertentu dengan jurnal sehingga pertanggungjawaban kebenaran informasi dapat ditentukan.

Prosedur yang harus diikuti dalam menjurnal:

1.      Tahun di tulis pada baris pertama, biasanya tidak ditulis berulang-ulang

2.      Nama bulan ditulis untuk transaksi yang pertama terjadi dalam bulan yang bersangkutan pada bagian atas kolom pertama,jadi nama bulan tidak perlu ditulis berulang-ulang.

3.      Tanggal untuk setiap transaksi dicatat pada kolom pertama, pada bagian kolom yang kecil.

4.      Nama akun yang didebet ditulis merapat kepinggir sebelah kiri dalam kolom 2, dan jumlah pendebetan dimasukkan kedalam sisi kiri atau kolom 4 dalam jumlah kolom

5.      Nama akun yang dikredit dituls dalam baris berikutnya pada kolom 2 dan ditulis sedikit masuk ke sebelah kanan, jumlah pengkrreditan dicatat pada sisi kanan atau kolom 5 dalam kolom jumlah

6.      Penjelasan atau keterangan ditulis pada baris berikutnya dalam kolom 2

Ayat jurnal adalah jurnal yang dibuat untuk suatu transaksi tertentu

B.     POSTING

Posting adalah pencatatan transaksi keuangan perusahaan kedalam buku besar dan pembantu buku besar dalam periode tertentu, dengan atau yang melalui proses penjurnalan. Pencatatan di dalam buku besar dilakukan setiap adanya transaksi, dengan kata lain kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan penjurnalan. Kegiatan posting dapat juga dijelaskan sebagai proses pengelompokan transaksi yang terjadi kedalam masing-masing pos yang bersangkutan.

Kegiatan posting ini harus dilakukan oleh setiap perusahaan, kegiatan ini mempunyai kegunaan untuk mengetahui jumlah saldo setiap akun pada periode tertentu. Dengan adanya buku besar pengguna akuntansi dapat secara langsung mengetahui transaksi- transaksi yang terjadi dan yang berkaitan dengan akun tertentu. Posting dilakukan pada saat yang sama dengan proses perjurnalan transaksi yang bersangkutan ke dalam jurnal umum, tidak dianjurkan untuk melakukan penundaan dalam proses posting. Adanya penundaan dalam proses posting akan memperbesar kemungkinan terjadinya kesalahan di dalam pencatatan transaksi.

Cara Posting:

1.      Tanggal dan jumlah yang dicatat dalam jurnal juga dicatat kembali dalam akun yang bersangkutan.

2.      Apabila posting telah dilakukan, maka nomor halaman jurnal harus dituliskan dalam kolom F di akun.

3.      Menuliskan nomor akun yang telah diposting pada kolom nomor akun di dalam jurnal. Prosedur ini tujuannya :

Ø  Untuk menunjukkan bahwa ayat jurnal tersebut telah diposting

Ø  Untuk menunjukkan hubungan antara jurnal dan akun dibuku besar

Daftar kode akun ( chart of accounts ) adalah nama-nama akun beserta nomor kodenya disusun dalam suatu daftar


 

KODE AKUN

Pengelompokan akun dalam 5 golongan yaitu: asset, kewajiban, modal, pendapatan, dan beban.

Salah satu cara pemberian nomor kode akun dapat dilihat dalam contoh di bawah ini:

(ASET 1-399)

Asset Lancar (1-99)

Kas

Surat-surat Berharga

Piutang Usaha

Perlengkapan Hotel

Investasi (100-199)

Investasi-Saham PT ABC

Aset Tetap (200-299)

Tanah

Gedung

Kendaraan Bermotor

Mebel

Asset Lain-lain (300-399)

Goodwill

Nomor Kode

 

1

10

20

50

 

100

 

201

210

220

230

 

301

KEWAJIBAN (400-599)

Kewajiban Lancar (400-499)

Utang Usaha

Utang Wesel

Utang Pajak

Kewajiban Jangka Panjang (500-599)

Utang Hipotik

Utang Obligasi

 

 

400

410

450

 

500

510

MODAL (600-699)

Modal

Prive

 

600

601

PENDAPATAN (700-799)

Pendapatan Hotel

Pendapatan Restoran

Pendapatan Kolam Renang

Pendapatan Lain-lain

 

700

701

702

703

BEBAN (800-899)

Beban Gaji

Beban Listrik

Beban Telepon

Beban Advertensi

Beban Asuransi

 

800

802

803

804

805

 

AKUN SALDO BERJALAN

Perbedaan akun saldo berjalan dengan akun T adalah

1.      Letak kolom debet dan kolom kredit tidak berlawanan melainkan berdampingan

2.      Kolom jumlah rupiah ditambah satu buah, yaitu kolom untuk mencatat saldo akun

Langkah-langkah untuk mengoreksi kesalahan :

1.      Periksa kebenaran penjumlahan kolom-kolom debet dan kredit neraca saldo dengan cara mengadakan penjumlahan ulang

2.      Bandingkan nama-nama akun yang tertulis pada kolom nama akun di neraca saldo, dengan akun-akun yang ada di buku besar

3.      Periksalah kebenaran penjumlahan sisi debet dan sisi kredit akun-akun di buku besar dan periksa pula perhitungan saldonya

4.      Bandingkan semua angka yang ada dibuku besar dengan angka-angka yang tercantum dalam jurnal.

KOREKSI KESALAHAN

Kesalahan pembukuan bisa terjadi pada setiap tahapan dalam proses akuntansi. Kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam pencatatan di buku besar dapat ditemukan melalui beberapa cara, antara lain melalui prosedur pemeriksaan pembukuan, ditemukan secara kebetulan, atau dapat juga diketahui melalui neraca saldo.

PROSEDUR MENGOREKSI KESALAHAN

Kesalahan pada waktu menjurnal dan pada waktu membukukan ke buku besar tidak boleh dikoreksi dengan cara menghapus, sebab bekas-bekas menghapus akan menimbulkan kecurigaan seakan-akan telah terjadi ketidakberesan atau kecurangan. Apabila kesalahan berupa salah menulis nama akun atau salah menulis jumlah dalam jurnal ditemukan sebelum hal itu dibukukan ke buku besar, maka koreksinya dapat dilakukan dengan menarik garis lurus di atas jurnal yang salah tersebut. Bias dilakukn dengan tinta merah. Bila kesalahan menjurnal sudah terlanjur dibukukan ke buku besar, maka cara koreksinya harus dilakukan dengan membuat jurnal koreksi.

Contoh:

Bila pengeluaran kas Rp. 8.000.000,00 untuk membeli peralatan kanor telah dijurnal dan dibukukan dengan mendebet akun perlengkapan kantor, maka kesalahan ini harus dikoreksi melalui jurnal. Untuk menentukan jurnal koreksi yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah jurnal yang salah dan jurnal yang benar.

Jurnal yang salah

Perlengkapan kantor         Rp. 8.000.000,00

       Kas                                                     Rp. 8.000.000,00

Jurnal yang benar

Peralatan kantor                Rp. 8.000.000,00

       Kas                                                     Rp. 8.000.000,00         

                                                                                                                   

Maka jurnal koreksinya adalah sebagai berikut:

Peralatan kantor                Rp. 8.000.000,00

       Perlengkapan kantor                          Rp. 8.000.000,00

 

 

DAFTAR PUSTAKA

AL. Haryono Jusup.2011. Dasar - Dasar Akuntansi JILID I EDISI KE-7. STIE YKPN

http://tugas-rynhrd.blogspot.com/2015/10/review-jurnal-dan-posting.html

http://tutiklestari125.blogspot.com/2016/07/jurnal-dan-posting.html

No comments:

Post a Comment